Sudah banyak postingan dari berbagai macam Blog yang menjelaskan mengenai apa itu JQuery, bahkan sangat lengkap sekali. Mulai dari siapa yang mengembangkan, pada tahun berapa, sampai pada tanggal release-nya. Jadi kalau bicara masalah sejarahnya maka bisa anda jumpai banyak Blog di dunia ini. Di sini saya ingin membuat perbedaan, maksudnya saya akan menggunakan penjelasan yang mudah-mudahan bisa diterima oleh para pemula atau yang lagi baru belajar mengenai JQuery (bagi yang mahir mending jangan baca he ... ).
JQuery merupakan salah satu library dari JS yang berfungsi untuk membuat sebuh tampilan halaman HTML menjadi cantik dan dinamis dengan kode yang mudah dan sederhana tetapi tidak "lemot" karena tidak melakukan load sebuah halaman.
Tahapan pertama adalah pelajari dulu yang namanya tag HTML dan JavaScript (mahir lebih bagus) karena cikal-bakalnya ya dari sini.
Gimana udah dipelajari belum .................... ???
Kalau sudah berikutnya usahakan untuk mengetahui konsep DOM (Document Object Model). Saya akan mencoba menjelaskan konsep DOM secara dasar agar mudah diterima (mudah-mudahan tidak menjadi salah arti). Konsep DOM adalah sebuah konsep dimana setiap komponen yang terdapat dalam halaman HTML mempunyai ciri khusus seperti atribut ID yang akan dikenali oleh semua interface browser sebagai sebuah object dengan sifat Hierarki.
Contoh penggunaan DOM :
<html> <head><title>Contoh Penggunaan DOM</title></head><body> <divid="lblJudul">Hallo Friend</div> <scripttype="text/javascript"> alert(document.getElementById("lblJudul").innerHTML); </script></body> </html>
Berikut ini merupakan hasil tampilan dengan Firefox :
Oke gimana sekarang udah paham mengenai konsep DOM kan ??? Kalau sudah maka sekarang sebagai Latihan pertama akan saya beri contoh perbandingan code dengan JavaScript dan JQuery seperti di bawah ini :
<html> <head> <title>JQuery Lesson 1</title> <script type="text/javascript" src="jquery-1.4.2.js"></script> <script type="text/javascript"> function pakejava() { var judul="Dirubah pake JavaScript"; document.getElementById("lbljudul").innerHTML=judul; var nama="JavaScript"; document.getElementById("txtnama").value=nama; } function pakejquery() { var judul="Dirubah pake JQuery"; $("#lbljudul").text(judul); var nama="JQuery"; $("input#txtnama").val(nama); } </script> </head><body> <div id="lbljudul">Isikan secara lengkap</div> <input type="text"id="txtnama"> <p> <input type="button" value="Pake JavaScript" onClick="pakejava();"> <input type="button" value="Pake JQuery" onClick="pakejquery();"> </p> </body> </html>
Berikut ini merupakan hasil tampilan dengan Firefox :
Jika sudah jadi sekarang silahkan dicoba, lakukan klik pada ke-dua tombol tersebut dan amati apa yang terjadi. Gimana sekarang, apakah anda sudah memahami apa itu JQuery ???
OK untuk selanjutnya silahkan kembangkan sendiri latihan sesuai dengan keinginan anda.
Pernahkah anda ingin mengganti warna background "Body" ketika halaman web sedang ditampilkan ???
Secara dasar sangat mudah, bahkan hanya dengan waktu kurang lebih 5 menit udah jadi, di sini saya menggunakan salah satu komponen "Form" yaitu "List/Menu" dan yang pasti saya pake "JavaScript".
Berikut adalah tag html-nya :
<html> <head><title>Merubah Warna Background Body dengan JavaScript</title> <script language="javascript"> <!-- function rubah_latar(warna) { document.bgColor=warna; } --> </script> </head> <body> <p><font face="Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif" size="4">
Berikut ini adalah contoh sebuah halaman HTML yang menggunakan sebuah CSS. File CSS saya beri nama mystyle.css dan di dalam file tsb saya pakai 4 buah file gambar yaitu :
Letakkan ke-4 file gambar tersebut ke dalam 1 foler yg bernama images.
Setelah file CSS-nya jadi berikutnya anda buat file HTML-nya, kalau di sini saya kasih nama contoh.html Untuk sementara isi dari file HTML anda samakan dengan contoh.html, jika sudah paham maka silahkan ditambahkan beberapa format yang anda inginkan.
Jika sudah maka silahkan dicoba melihat hasilnya melalui browser.
Selamat mencoba ...
Berikut ini adalah contoh file CSS yang saya kasih nama"mystyle.css"
------------------------------------------------------------------------ @charset "utf-8";
Dan berikut adalah tag html dari filecontoh.html
------------------------------------------------------------------------
<html> <head> <title>Contoh halaman yang menggunakan CSS</title> <link href="mystyle.css" rel="stylesheet" type="text/css"> <link href="mystyle.css" rel="stylesheet" type="text/css"> </head> <body id="latar"> <div class="header"> <h1>Virtual Komputer BLOG</h1> </div> <div class="menu"> <li><a href="#">Home Page</a></li> <li><a href="#">Daftar Barang</a></li> <li><a href="#">Member Area</a></li> <li><a href="#">Pembayaran</a></li> <li><a href="#">Info Promosi</a></li> </div> <div class="container"> <div class="content-atas"></div> <div class="content-tengah"> <h2>Contoh CSS Sederhana</h2> <br> <isi> <p>Berikut ini adalah contoh sebuah halaman HTML yang menggunakan sebuah CSS.</p> File CSS saya beri nama <strong>mystyle.css</strong> dan di dalam file tersebut saya menggunakan 4 buah file gambar yaitu :<br> 1. content-atas.png<br> 2. content-bawah.png<br> 3. content-tengah.png<br> 4. header.png<br> <p>Letakkan ke-4 file gambar tersebut ke dalam 1 foler yg bernama images</p> <hr> <p>Setelah file CSS-nya jadi berikutnya anda buat file HTML-nya, kalau di sini saya kasih nama <strong>contoh.html</strong><br> Untuk sementara isi dari file HTML anda samakan dengan <strong>contoh.html</strong>, jika sudah paham maka silahkan ditambahkan beberapa format yang anda inginkan. </p> Jika sudah maka silahkan dicoba melihat hasilnya melalui browser. <p>Selamat mencoba ...</p> </isi> </div> <div class="content-bawah"></div> </div> </body> </html>
------------------------------------------------------------------------
Ketika membuat laporan melalui Crystal Report maka secara normal akan muncul 2 object yaitu : 1. Report 2. Form
Bukalah Form tersebut, disitu kita akan lihat bahwa sebenarnya pada Form yang tercipta telah tertempel komponen CRViewer seperti yang tampak pada gambar berikut ini :
Berikutnya masuklah ke dalam tampilan code, anda cari event Form_Load(), disitu akan anda jumpai code yang secara otomatis tercipta ketika membuat Crystal Reprort tadi.
Nah sisipkan perintah Filter di tengah baris code tersebut. Berikut adalah contoh perintah Filter-nya :
Private Sub Form_Load() Screen.MousePointer = vbHourglass CRViewer1.ReportSource = Report Report.RecordSelectionFormula = "{DEPercobaan_RepHardware.kdhard}='OPR-01'" CRViewer1.ViewReport Screen.MousePointer = vbDefault End Sub
For i = 0 To RsGrid.Fields.Count - 1 MyWord.Selection.TypeText Text:=RsGrid.Fields(i).Name MyWord.Selection.MoveRight Unit:=wdCell Next i RsGrid.MoveFirst While Not RsGrid.EOF For i = 0 To RsGrid.Fields.Count - 1 MyWord.Selection.TypeText Text:=RsGrid.Fields(i) MyWord.Selection.MoveRight Unit:=wdCell Next i RsGrid.MoveNext Wend Me.CommonDialog1.DialogTitle = "Penyimpanan Laporan Word" Me.CommonDialog1.Filter = "File Word|*.docx" Me.CommonDialog1.ShowSave ActiveDocument.SaveAs Me.CommonDialog1.FileName ActiveDocument.Close MyWord.Quit Set MyWord = Nothing
Pernahkan anda mendesain sebuah web sendiri ??? (tanpa bantuan CMS)
Nah pasti disitu ada menu-nya kan ?
Bagaimana jika menu yang anda buat itu bukan berupa tulisan, melainkan dari sebuah gambar/image. Dan anda ingin ketika disorot menu itu berubah menjadi warna merah atau warna lainnya.
Tidak perlu sambil minum kopi ataupun makan snack, karena tidak membutuhkan waktu yang lama kok. Konsepnya sangat sederhana, sebenarnya gambar menu itu tidak pernah berganti warna, melainkan dengan menggunakan 2 gambar. Perhatikan contoh di gambar atas, arahkan pandangan anda ke menu WEBSTAT, ketika menu belum disorot (default tampilan) saya menggunakan gambar "stat.jpg", tetapi ketika menu WEBSTAT disorot maka saya mengganti gambarnya dengan sebuah gambar lain yang bernama "stat_link.jpg", dan pasti saya pake "JavaScript".
Pernahkah anda dipusingkan dengan sebuah textbox yang berfungsi untuk menginputkan data gaji ???
Nah ada kan ???
Inputan pada textbox tersebut yang diijinkan hanyalah angka, tombol delete, tombol backspace dan tombol enter. Untuk tombol delete dan tombol enter sih secara otomatis pasti berfungsi, masalahnya tinggal 2 hal, yaitu (1) Bagaimana supaya hanya angka saja yang bisa diinputkan, (2) Bagaimana supaya tombol backspace tetap berfungsi sebagaimana mestinya ???
Oke ini pembahasannya ...
Contoh kita memiliki sebuah textbox dengan nama "txtgaji" yang kita gunakan untuk menginputkan data gaji. Maka codingnya adalah seperti di bawah ini :
Private Sub txtgaji_KeyPress(KeyAscii As Integer) If IsNumeric(Chr(KeyAscii)) = False And KeyAscii <> vbKeyBack Then KeyAscii = 0 End If End Sub
Ingat !!! coding itu diketik pada event KeyPress miliknya textbox yang bernama "txtgaji"
Apakah anda pernah melakukan peyimpanan data gaji yang ada format ribuannya ???
Jika anda pernah melakukannya pasti hasilnya "error", nah kenapa bisa begitu ???
Akar permasalahannya adalah anda menciptakan tempat penyimpanan untuk gaji dengan tipe angka (sering disebut dengan long integer), sedangkan nilai gaji yang akan anda simpan ada format ribuannya (String/Teks), sehingga terjadi tipe yang tidak sama. Padahal pada sebuah tampilan program sangatlah penting supaya gaji itu tampil dengan format ribuan karena digit dari nominal gaji sangat banyak (paling tidak 5 digit).
Jadi solusinya adalah : Biarkanlah pada tampilan program gaji itu diberi format ribuan, tapi kita harus membuat sebuah Function untuk menghilangkan tanda ribuan yang ada (koma/titik).
Berikut ini adalah codingnya ------------ Function AmbilAngka(DataAsli As String) As Long Hasil = "" For i = 1 To Len(DataAsli) If IsNumeric(Mid(DataAsli, i, 1)) = True Then Hasil = Hasil & Mid(DataAsli, i, 1) End If Next i AmbilAngka = Hasil End Function ------------ Usahakan coding tersebut diletakkan di module sehingga bisa digunakan oleh semua Form yang ada pada project anda.
Contoh penggunaan Function tersebut adalah : Misalkan anda memiliki sebuah textbox yang bernama "txtgaji" pada sebuah Form. Textbox tersebut berfungsi untuk menampilkan gaji dengan format ribuan, bahkan ada simbol mata uangnya juga (Rp.). Kemudian anda menciptakan textbox baru dengan nama "txtcopy" yang berfungsi untuk menampilkan data yang ada di "txtgaji" tetapi dengan menghilangkan semua karakter selain angka (tanda ribuan maupun simbol mata uang).
Maka codingnya adalah : me.txtcopy.text = AmbilAngka(me.txtgaji.text)
Dalam sebuah basis data (database) kita sering mendengar istilah KEY (kunci), dimana atribut (field) yang bisa dijadikan KEY adalah yang bersifat unik (dijamin tidak sama antara data yang satu dengan yang lainnya).
Ada beberapa KEY yang paling sering dipakai dalam basis data, yaitu : 1. Primary Key 2. Foreign Key 3. Composite Key
Ketika anda ingin menampilkan informasi uang di web yang menggunakan coding PHP akan terlihat jelek kalau tidak diberi format ribuan. Contoh : 15800000
Nah supaya tampilan uang bisa terlihat bagus maka kita harus memberikan format desimal dengan perintah number_format Makan tampilannya akan menjadi 15.800.000 Tanda pemisah ribuan bisa "titik" atau "koma" tergantung dari setting komputer anda.
Dalam sebuah operasi database pada halaman web terkadang kita memerlukan sebuah validasi angka, contoh pada kotak pengisian harga tidak seharusnya bisa diisi huruf, jika kita menggunakan validasi milik Dreamweaver rasanya kurang memuaskan.
Nah solusinya adalah menggunakan Java Script dengan kode seperti berikut ini :
Pembobolan ATM dengan menggunakan alat ATM skimmer mulai marak beberapa waktu terakhir ini.
Lalu bagaimana agar anda dapat terhindar dari kasus pembobolan ATM tersebut ? Salah satu caranya adalah mengenali alat yang mereka gunakan. Dengan anda peduli, dan mau belajar sedikit mengenai alat yang mereka gunakan, anda dapat menghindari kemungkinan hilangnya uang dalam rekening anda akibat ATM skimmer.
Para pelaku tidak hanya menggunakan ATM skimmer, mereka juga menggunakan kamera kecil yang tersembunyi. Namun itu sebenarnya sudah kuno, karena ada pula pelaku profesional yang menggunakan keypad palsu.
Pada artikel saya sebelumnya telah membahas mengenai pembagian Subnet Mask Kelas C, tetapi saya rasa belum seberapa jelas, nah sekarang akan lebih saya perjelas lagi sehingga anda tidak akan bertanya-tanya dalam hati (apalagi sampai dibawa tidur).
Oke sekarang kita mulai !!!
Kita tahu bahwa Subnet Mask standart untuk jaringan Kelas C adalah 255.255.255.0 akan tetapi nilai Subnet Mask tersebut bisa menampung sampai 254 host dalam setiap jaringannya.
Nah masalahnya adalah bagaimana jika dalam satu jaringan komputer yang sedang kita buat hanya terdiri dari beberapa komputer saja seperti yang sering kita jumpai. Contohnya begini, anda sedang membangun jaringan komputer dalam 1 lab yang berisi 40 unit komputer. Apakah nilai Subnet Mask di atas masih bisa kita gunakan ??? Jawabannya adalah BISA, tetapi perlu kita ingat bahwa nilai Subnet Mask standart jaringan Kelas C seperti yang tertera di atas yaitu 255.255.255.0 daya tampungnya adalah 254 host dalam setiap jaringannya.
Jadi bisa kita tarik sebuah kesimpulan bahwa Subnet Mask 255.255.255.0 terlalu besar ruang lingkupnya jika kita terapkan pada 40 unit komputer. Bayangkan saja 40 unit : 254 unit (WOW !!!) besar juga ya selisihnya.
So berapa dong Subnet Mask - nya ?????
Sebenarnya anda bisa menggunakan Subnet Mask standart 255.255.255.0 (namanya saja standart, jadi bisa digunakan dalam setiap kondisi jaringan dengan jumlah host berapapun selama itu termasuk ke dalam Kelas C).
Akan tetapi yang paling pas bukan itu karena sangat berpengaruh terhadap kecepatan transfer datanya.
Begini cara menghitungnya :
Anda sudah tahu kan bilangan biner ???
Nah, nilai Subnet Mask yang terdiri dari 4 kelompok angka desimal dengan pemisah sebuah tanda titik (contoh : 255.255.255.0) itu sebenarnya terdiri dari 32 bit angka biner, jadi masing-masing angka desimal berasal dari 8 bit angka biner.
Bilangan biner itu hanya punya 2 nilai yaitu 0 dan 1, untuk 0 artinya kosong/tidak bernilai dan 1 artinya bernilai, nilai pada setiap angka bit biner tidak sama, untuk lebih jelasnya anda bisa lihat daftar nilai 8 bit angka biner di bawah ini :
Bit ke -
Nilai
1
20 = 1
2
21 = 2
3
22 = 4
4
23 = 8
5
24 = 16
6
25 = 32
7
26 = 64
8
27 = 128
Dengan ketentuan bahwa Bit ke-1 letaknya di paling kanan (bukan kiri), jadi kalau saya urutkan menjadi seperti berikut :
Bit ke -
8
7
6
5
4
3
2
1
Nilai
128
64
32
16
8
4
2
1
Sekarang anda total nilai dari masing-masing bit mulai dari bit ke-1 sampai jumlah host yang anda inginkan atau melebihi (tidak boleh kurang), contohnya 40 host.
Maka akan kita jumlahkan nilai : 1+2+4+8+16+32 = 63, kemudian kurangkan dengan angka 1 (sudah rumus) sehingga menjadi : 63-1 = 62.
Nah sudah ketemu kan, jumlah host yang paling mendekati adalah 62 host (ingat boleh pas atau lebih tapi tidak boleh kurang). Kemudian kita ingat-ingat lagi bahwa tadi yang kita jumlahkan adalah bit ke-1 s/d 6, jadi yang belum dijumlahkan adalah bit ke-7 dan 8.
Sekarang anda jumlahkan nilai dari bit ke-7 dan 8 yaitu 64+128 = 192.
Nah sudah selesai !!!
Tinggal anda ganti nilai 0 pada Subnet Mask standart Kelas C dengan 192 sehingga Subnet Mask yang terbentuk adalah 255.255.25.192
Jadi untuk membuat jaringan komputer dengan daya tampung 40 host kita menggunakan Subnet Mask 255.255.255.192 dengan daya tampung maksimal adalah 62 host.
Smadav 2010 Rev. 8 dirilis dengan berbagai fitur dan penyempurnaan baru yang dikhususkan untuk pemberantasan virus lokal. Fitur-fitur itu seperti Smad-Behavior yang bisa mengenali virus lokal baru yang belum ada di database Smadav dari tingkah lakunya ketika menginfeksi sistem. Smad-Ray yang bisa melakukan scan flashdisk secara otomatis setelah terpasang hanya dalam waktu maksimum 5 detik. Smadav 2010 lebih stabil dan sangat disarankan untuk digabungkan dengan antivirus internasional karena Smadav hanya bisa menangani virus lokal. Pengebalan flashdisk (menggunakan folder autorun.inf) telah disempurnakan lagi dan sebelumnya akan ada konfirmasi sehingga Anda bisa memutuskan apakah suatu flashdisk ingin dikebalkan atau tidak.
Sebagai informasi, dari sampel-sampel virus yang di-upload pengguna ke situs Smadav.net, penyebaran virus lokal saat ini sudah mulai turun drastis di Indonesia. Mungkin ini dikarenakan sudah banyaknya antivirus lokal yang bisa membasmi virus-virus lokal. Dan juga karena pengguna Windows XP yang sudah berkurang karena sebagian sudah meng-upgrade sistem operasinya menjadi Windows Vista atau Windows 7 yang sangat aman dari infeksi virus khususnya virus lokal. Penyebaran virus di Indonesia lebih banyak didominasi oleh virus dan malware internasional yang tentunya tidak bisa diatasi Smadav. Anda wajib dan sangat disarankan menggunakan antivirus internasional untuk perlindungkan komputer Anda dari virus dan malware internasional ini. (Dikutip dari SmadAv.net)
Sistem Informasi Keuangan (SINKEU) adalah sebuah software pembukuan elektronik yang berfungsi untuk mencatat semua kegiatan transaksi yang masuk ke pembukuan, dengan perhitungan yang akuran software ini bisa menampilkan nilai Debet, Kredit dan Saldo setiap hari, bulan maupun pada periode tanggal tertentu.
Anda tertarik dengan software SIHISTODA ini ........ ??? Hubungi sukandardwi@yahoo.com atau sukandardwi@gmail.com
Software berikut ini berisi mengenai data history kendaraan secara lengkap seperti :
1. Tanggal pembayaran angsuran (bila kredit) 2. Tanggal pajak, kir dan ganti plat 3. Material yang dihasilkan 4. Sopir yang membawa kendaraan tersebut 5. Akumulasi solar yang digunakan 6. Segala macam pengeluaran untuk perawatan 7. Dll
Dari beberapa data di atas maka secara otomatis program ini bisa menampilkan berapa besarnya kerugian/keuntungan yang dihasilkan oleh kendaraan yang bersangkutan. Selain itu juga bisa diketahui jarak tempuh untuk setiap 1 liter solar. Pembayaran upah sopir dan pelunasan proyek bisa dimonitoring juga, dengan demikian kita bisa tahu berapa hutang yang harus dibayarkan kepada sopir dan berapa piutang yang harus ditagih ke perusahaan Mitra Kerja. Selain itu juga dilengkapi dengan fasilitas pencetakan laporan pada tanggal-tanggal tertentu saja.
Anda tertarik dengan software SIHISTODA ini ........ ??? Hubungi sukandardwi@yahoo.com atau sukandardwi@gmail.com
Pada Rev 7.1 kali ini Smadav telah disempurnakan untuk menjadi jauh lebih cepat dan lebih ringan dalam mendeteksi dan mengamankan komputer Anda dari ancaman virus di Indonesia. Fitur-fitur baru yang ditambahkan seperti Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat), Smad-Theme (Mengganti warna tema), Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat). Ini semua membuat Smadav menjadi salah satu dari antivirus tercepat dan paling ringan sedunia, sehingga Smadav tetap dapat digunakan pada komputer-komputer dengan spesifikasi rendah sekalipun.
Pada Rev 7.1 ini Smadav juga menambahkan database pengenalan virus-virus baru yang banyak menyebar di Indonesia. Perkembangan virus lokal saat ini semakin berkurang dan tidak seaktif bulan-bulan sebelumnya. Mungkin ini karena Smadav yang sudah banyak digunakan pengguna-pengguna komputer di Indonesia. Jadi, virus lokal di Indonesia sekarang tinggal sedikit lagi untuk menuju kepunahan.
Selain itu juga banyak perbaikan yang dilakukan pada tampilan Smadav secara keseluruhan agar Smadav semakin mudah dan praktis digunakan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap fitur-fitur baru di Smadav 2009 Rev 7.1 :
Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat)
Smad-Turbo adalah salah satu fitur scanning antivirus tercepat di dunia yang hanya dimiliki Smadav Pro. Jika dengan Smadav Free Anda memerlukan waktu 20 menit untuk scanning seluruh isi file komputer, dengan menggunakan fitur ini Anda hanya perlu waktu kira-kira 1-2 menit untuk melakukan scanning seluruh isi file di komputer Anda. Jadi, Scanning Smadav Pro 10x lebih cepat daripada Smadav Free dengan menggunakan Smad-Turbo ini.
Smad-Theme (Mengganti warna tema)
Smadav Pro mempunyai kemampuan untuk mengganti warna tema Smadav yang awalnya berwarna hijau menjadi warna pilihan Anda. Di bagian setting warna tema Anda dapat menemukan warna pilihan Anda sendiri untuk menjadi tema Smadav. Setelah Anda ganti tema warnanya, warna semua tampilan Smadav akan otomatis berubah menjadi warna pilihan Anda.
Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat)
Setelah flash-disk dicolok di komputer, Smadav akan langsung memunculkan hasil scan dalam bentuk notifikasi apakah flashdisk Anda terinfeksi virus atau tidak, prosesnya sangat cepat hanya sekitar 1-5 detik sehingga Anda tidak perlu lagi berlama-lama menunggu hasil scanning flashdisk yang baru dicolok.
Notepad merupakan text editor bawaan Windows yang sejak pertama kali muncul sampai sekarang hampir tidak ada tambahan fitur. Notepad ini hanya cocok digunakan untuk menulis catatan “ringan” atau teks yang sederhana.
Jika Anda membutuhkan sebuah text editor dengan kemampuan lebih seperti syntax highlighting, multi document, search and replace, dll maka Notepad++ merupakan solusi yang tepat. Notepad++ merupakan text editor dan source code editor gratis yang mempunyai fitur yang cukup banyak. Freeware ini cocok buat Anda yang membutuhkan text editor dengan kemampuan yang lebih.
Pada Rev. 7 kali ini Smadav telah disempurnakan untuk menjadi jauh lebih cepat dan lebih ringan dalam mendeteksi dan mengamankan komputer Anda dari ancaman virus di Indonesia. Fitur-fitur baru yang ditambahkan seperti Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat), Smad-Theme (Mengganti warna tema), Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat). Ini semua membuat Smadav menjadi salah satu dari antivirus tercepat dan paling ringan sedunia, sehingga Smadav tetap dapat digunakan pada komputer-komputer dengan spesifikasi rendah sekalipun.
Pada Rev. 7 ini Smadav juga menambahkan database pengenalan virus-virus baru yang banyak menyebar di Indonesia. Perkembangan virus lokal saat ini semakin berkurang dan tidak seaktif bulan-bulan sebelumnya. Mungkin ini karena Smadav yang sudah banyak digunakan pengguna-pengguna komputer di Indonesia. Jadi, virus lokal di Indonesia sekarang tinggal sedikit lagi untuk menuju kepunahan.
Selain itu juga banyak perbaikan yang dilakukan pada tampilan Smadav secara keseluruhan agar Smadav semakin mudah dan praktis digunakan